Langsung ke konten utama

Cuap

Aku semakin nyaman berceloteh pada blog ini. Selain privasiku lebih terjaga, teman di blog sebelumnya juga nggak akan merasa terganggu dengan kelabilanku. Aku sendiri juga ingin menata ulang, bahwa blog satunya murni untuk menyajikan informasi atau pengetahuan hehe. Semoga konsisten.

Jadi hari ini aku sudah memulai aktivitas kembali. Walau ada beberapa kejadian yang sempat buatu sempat nyerah lagi. Nyerah mau tidur aja di kamar terus, mau istirahat aja seminggu ini. Bangun tidur siang tadi, badanku masih sedikit panas. Mau bangun kok ya malas, tapi udah ada jadwal. Mau keramas, tapi takut tambah nggak enak badan. Nggak jadi keramas, nggak jadi makan juga,  yang awalnya laper benget. Udah gitu ngeluarin montor pakai tangan kesenggol pintu. Sakit banget. Selang beberapa menit, setelahnya aku jatuh dari montor. Itu depan rumah becek banget, hujan juga masih turun rintik-rintik. Sakit juga, mayan.

Badan belum pulih bener, emang nggak boleh dimanjain. Masih batuk, rada pegel badanku. Suara masih serak, nggak nyaman banget pas ngajar. Ya gini yaa, namanya juga pemulihan. Anak-anak sih nyadarin, aku nya nggak enak. Takut ketular kan yaa.

Sakit beberapa hari ini sedikit ngerasa sakit banget. Mungkin karena lama nggak sakit, jadi kerasa. Yang aku jelaskan juga di postingan sebelumnya, kok aku makin manja. Nyerah gitu sama keadaan. Males ngapa-ngapain, penyakit kan. Padahal juga sakitnya nggak parah-parah banget. Ya sepertinya memang kurang bersyukur. Bersyukurlah masih dikasih sakit sama Allah.

Bosen sih iya, di rumah selama empat hari. Nggak kerja, nggak main, nggak jajan. Bosenlah. Nggak boleh gendong atau cium bayi, sebel. Tapi ya gitu nafsu makan nggak menurun wahaha. Konsumsi obat juga belebihan. Obat habis masih pengen aja nelen obat. Tahulah...

Kangen banget naik motor, nikmati jalan. Tadi sih udah keluar, ke tempat les. Nggak bisa nikmati sayangnya, ujan sedikit membuatku tak nyaman berkendara. Kan kan, bawannya ngeluh mulu.
Pengen jajan, sumpah. Asli kepengen juga nyobain mi sama dimsum Gocoan, tempat makan baru di Blitar. Kepengen es kopi dong, kangen. Kepengen ketemu temen-temen, rasanya lama banget nggak sua sama mereka. Kangen banget sama mereka, ada kali dua minggu nggak jumpa kecuali Tutut.

Hemm, ya ginilah....

Sekarang aku manjain diri aja. Maskeran, nonton vidio sesuka hati tanpa harus sakit mata sama pusing. Tadi diem-diem juga bikin es kopi hehe. Habis ini mau rebus mi ajah, pakai lima cabe. Puas!!!!

Besok harus semangat dong. Mulai beraktivitas kembali.
Semangat ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketiga Blogger Ini Buatku Bertumbuh dan Berkembang

Sejak dua hari lalu diriku tenggelam dalam aktivitas blog walking . Udah lama sekali nggak berkunjung ke blog temen dan blog orang-orang baru yang akhirnya kutahu. Dari aktivitas BW ini aku  menyadari bahwa untuk mendapatkan energi baik itu bisa dari mana aja, ya dari tulisan temen-temen salah satunya. Apalagi makin betah BW dan bisa kepoin satu blog berlama-lama karena isinya curhat. Ya ngalir aja mereka menceritakan setiap momen hidupnya. Dan aku sendiri sebagai pembaca juga enak-enak aja bacanya alias menikmati. Heem ya inilah,  dapat energi baik dari cerita temen-temen di blog.  Seperti halnya dua hari lalu aku baru nemu blog milik Kak/Mbak Eno nih (duh sok kenal ye), Kek ngerasa telat banget nggak sih? baru tahu si empunya blog yang isi kediamannya tuh bisa bikin aku betah berlama-lama. Ini lagi tahap kepoin semua tulisannya, lagi bertahap. Mohon ijin sama yang punya rumah, eh sungkem dulu ya mbak. Terus dari situ juga aku ngerasa dapat energi baik buat ngelanjut...

Sebuah Kegagalan yang Akan jadi Pembelajaran

Selang dua  jam lalu , saya menjadi orang yang benar-benar gagal. Sampai sekarang pun masih nggak bisa nerima. Nggak tahu harus gimana. Bawannya mewek, menyalahkan diri sendiri tepatnya. Bahkan terbesit pikiran buruk bahwa semua ini tak adil. Saya merasakan gagal yang luar biasa. Impian yang saya idam-idamkan seketika musnah setelah saya menatap lekat-lekat layar di ponsel. Bahkan, saya ulang-ulang masuk ke dalam akun itu. Tetap nggak berubah. Rasanya campur aduk, intinya saya gagal. Dan kegagalan ini yang membuat saya jatuh, hancur berkeping-keping harapan yang saya rajut. Entah, saya benar menjadi orang yang gagal. Mungkin jika ada yang baca tulisan ini menganggap saya terlalu lebay. Mendramatisir keadaan. Iya, saya sadari. Namun hati kecil saya tetap tidak bisa nerima. Tetap tidak bisa menetralkan segela campur aduk perasaan yang saya rasa.  Sebenarnya saya nggak ingin cerita lewat blog, takut malah memberikan konsumsi tulisan yang nggak baik. Nggak patut dibaca. Tapi, s...

Aku Ingin Berkabar

Halo november! Kalau mau bilang sih, emang bener waktu berjalan begitu cepat. Menuju tahun 2025 aja udah mau sebulan lebih dikit. Vera pun mengunjungi blog ini juga kalau lagi inget doang, seperti pagi ini. Lagi-lagi, aku kangen menulis tapi untuk mewujudkan rasa rindu ini memang sangatlah sulit. Buktinya juga enggak nulis-nulis lagi. Cuma kangen-kangen doang tanpa direalisasikan. Sampai rasanya kagok bukan main, kek sekarang.  Apakah aku benar-benar sudah lama tidak menulis? Atau bahkan berhenti menulis? Entahlah, aku juga bingung menyebutnya bagaimana. Kalau dibilang berhenti menulis di blog sih gimana, emang udah sangat-sangat jarang. Maybe kek rasanya ke sini cuma setahun bisa diitung jari. Tuhkan bener! Hampir setahun yang lalu, tulisan terakhirku di agustus tahun lalu. Tapi, aku juga enggak benar-benar berhenti nuls di platform lain.  Aku sampai bikin akun instagram untuk menulis apapun random, yang enggak terlalu panjang. Ya niat awalnya biar tetep bisa nulis dan enggak...