Langsung ke konten utama

Suara Hati Lewat Tulisan

Blog ini serasa buku diary. Tak berjumpa sehari ada rasa rindu. Rindu merangkai kata sebagai wujud luapan hati.

Saya kadang ingin menulis, tapi nggak tahu harus nulis apa. Kepengen banget nulis, pengen banget menari di atas keyboard. Namun, tak kunjung sebuah ide hinggap. Kadang kalau nggak itu random aja yang ketulis.

Seperti sekarang, saya sedang duduk bermain dengan ponsel ini. Saya nggak lagi chat atau main sosial media. Ya ini saya lagi nulis. Saya bosan hanya menunggu dengan tak melakukan apa-apa. Saya juga sedang nggak bawa buku, alhasil ya milih ini aja. Mau blogwalking saya juga lagi malas.

Saya punya harapan sih, kalau tulisan-tulisan saya nantinya bisa dibaca orang-orang terdekat saya. Saya kepengen mereka sedikit tahu tentang saya. Hal yang jarang saya utarakan kepada orang-orang. Kecuali orang-orang terdekat.

Ya begitulan pikiran random....

Selain itu, saya makin butuh banget sama curhat. Biasanya saya kan curhat sama temen, tapi waktu bersua itu jarang. Sedangkan saya bukanlah orang yang bisa mendem sendiri. Saya harus cerita, saya harus mengeluarkan uneg-uneg.Walau saya cerita lewat tulisan, terus nggak ada timbal balik. Itu nggak apa. Saya hanya butuh tempat meluapkakan perasaan, pikiran yang jadi beban.

Di tengah-tengah anak-anak mengerjakan soal.

Blitar, 19 April 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketiga Blogger Ini Buatku Bertumbuh dan Berkembang

Sejak dua hari lalu diriku tenggelam dalam aktivitas blog walking . Udah lama sekali nggak berkunjung ke blog temen dan blog orang-orang baru yang akhirnya kutahu. Dari aktivitas BW ini aku  menyadari bahwa untuk mendapatkan energi baik itu bisa dari mana aja, ya dari tulisan temen-temen salah satunya. Apalagi makin betah BW dan bisa kepoin satu blog berlama-lama karena isinya curhat. Ya ngalir aja mereka menceritakan setiap momen hidupnya. Dan aku sendiri sebagai pembaca juga enak-enak aja bacanya alias menikmati. Heem ya inilah,  dapat energi baik dari cerita temen-temen di blog.  Seperti halnya dua hari lalu aku baru nemu blog milik Kak/Mbak Eno nih (duh sok kenal ye), Kek ngerasa telat banget nggak sih? baru tahu si empunya blog yang isi kediamannya tuh bisa bikin aku betah berlama-lama. Ini lagi tahap kepoin semua tulisannya, lagi bertahap. Mohon ijin sama yang punya rumah, eh sungkem dulu ya mbak. Terus dari situ juga aku ngerasa dapat energi baik buat ngelanjut...

Seputar Maret

Udah awal April aja nih ya ? Hallo apa kabar tesis? Gimana? Seketika linglung, mikirin aja udah bikin aku frustasi duluan. Harusnya emang nggak dipikirin sih ya, tapi dikerjain. Oke sudah! Daripada acara nulis ini jadi galau wkwkwk.  Oke! Aku emang niat buat sering update di blog ini untuk tulisan yang ringan, lebih ringan tepatnya seputar sehari-hari. Nggak yang soal ulas, kasih info apa gitu kek di blog sebelah. Jadi, awal bulan ini diisi dengan update ngerakum apa aja yang udah aku lewatin di bulan Maret kemarin,  kek temen-temen blogger lain. Yang rencananya bakalan aku bikin tiap bulan biar hiduplah blog ini. Gitulah ya pokoknya intinya ya, semoga tidak malas ya pemirsah! Anggap aja nggak telat ya walau udah hari kelima di bulan ini dan aku mulainya nggak awal tahun juga. Baik, lanjut! Jadi, bulan Maret kemarin yang nggak gimana-gimana amat sih, masih sama kek bulan-bulan sebelumnya. Masih di rumah, aktivitas banyak dilakukan di rumah, ya kuliah (eh nggak juga, nggak ada...

BERIKAN AKU KANTUK TUHAN

Cinta? Bisakah untuk terkahir kali ini saja kau bisa bersahabat denganku. Baiklah padaku , ramahlah padaku. Huah benar-benar malam ini aku sukses dan luar biasa galau (ke- alayan ku muncul). Maafkan aku yang tak pernah memberikan tempat terindah untuk cintaku. Cinta yang selama ini aku tanam penuh keegoisan dan ambisi. Maafkan aku tak pernah menempatkanmu pada posisi cinta yang hakiki. Mungkin malam ini, detik ini, yah di awal tahun yang baru harus ku rajam rasa ini kuat-kuat. Agar ia merasakan sakit dan berhenti mencintai. Aku ingin berpikir jernih, disini yang salah bukanlah cinta, tetapi si penerima anugerah terindah Tuhan yaitu aku.             Apakah aku harus membencimu? Ya kali ini kau telah melimpahkan benih cintamu kepada orang lain. Sungguh luar biasa aku cemburu, ya aku tak menyangkal itu. Wah pelik sekali,aku bahkan belum sempat bernapas lega sejak kejadian kemarin malam. Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin ungk...