Sabarlah, aku akan menemuimu nanti tepat ketika aku telah berdamai dengan waktu Dimana menit itu aku akan lantang membaca raut mukamu serta menenangkan keluh kesahmu Sabarlah, aku bahkan tak ingin kau mulai goyah Aku tak ingin kau mulai enggan duduk duduk menanti kehadiranku Jangan! Jangan kau mudah meraung Jangan kau palu lalu kau pergi Kau terlalu mudah mengubur sisa cerita kita Kau terlalu mudah untuk menyerah Kau bahkan tak mencoba meredamnya Hati ku ingin meronta dan ku katakan Tunggulah aku
Selamat datang di Jurnal Vera! Isinya suka-suka! Suka ngoceh banyak hal!