Langsung ke konten utama

Haissh

23.45 ini sudah larut malam, sedikit lagi 24 jam berkahir pada hari ini. Aku sudah merasakan kantuk semenjak selepas isya tadi. Tapi aku masih menahannya untuk  bertahan lebih lama lagi, ada setumpuk tugas sekolah yang harus aku selesaikan. Ya aku sudah mampu mempertahankan agar mataku tak terkatup, tepat pukul 22.00 aku menyelesaikan semuanya. Tapi lihatlah hingga detik ini pun aku masih enggan memejamkan mata. Padahal jika kantuk mampu berteriak dia sudah bekerja sama dengan mata dan egoku "ayolah tidur, aku sudah lelah" namun nyatanya tidak! dan aku enggan. Lamunan hingga imajinasi sedang berputar putar . Dari mulai menyenangkan hingga akhirnya berakhir pada lamunan pahit ini. Ya sedikit pahit aku katakan, karena di sunyinya malam sangat sukses membuatku galau. Penyakit yang sangat aku benci dan berharap segara ada obat mujarab yang dapat mengentaskannya dari muka bumi ini. Aku yang sekian jam lalu melihat story IG mu dengan perasaan cemburu. Ya aku cemburu kau memosting foto perempuan, entah itu mungkin hanya sebatas teman. Dan sekali lagi aku tekankan pada diriku sendiri "masih berhakkah rasa ini bersemayam dalam hatiku?" entahlah, aku mulai mengutuk diriku. Diriku semacam anak SMP yang suka labil kalau masalah cinta padahal umurku sudah tak muda lagi. Kesekian kalinya aku masih memikirkanmu, masih mengingatmu, dan mungkin aku masih mencintaimu. Ah sudahlah, aku hanya membual saja malam ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketiga Blogger Ini Buatku Bertumbuh dan Berkembang

Sejak dua hari lalu diriku tenggelam dalam aktivitas blog walking . Udah lama sekali nggak berkunjung ke blog temen dan blog orang-orang baru yang akhirnya kutahu. Dari aktivitas BW ini aku  menyadari bahwa untuk mendapatkan energi baik itu bisa dari mana aja, ya dari tulisan temen-temen salah satunya. Apalagi makin betah BW dan bisa kepoin satu blog berlama-lama karena isinya curhat. Ya ngalir aja mereka menceritakan setiap momen hidupnya. Dan aku sendiri sebagai pembaca juga enak-enak aja bacanya alias menikmati. Heem ya inilah,  dapat energi baik dari cerita temen-temen di blog.  Seperti halnya dua hari lalu aku baru nemu blog milik Kak/Mbak Eno nih (duh sok kenal ye), Kek ngerasa telat banget nggak sih? baru tahu si empunya blog yang isi kediamannya tuh bisa bikin aku betah berlama-lama. Ini lagi tahap kepoin semua tulisannya, lagi bertahap. Mohon ijin sama yang punya rumah, eh sungkem dulu ya mbak. Terus dari situ juga aku ngerasa dapat energi baik buat ngelanjut...

Seputar Maret

Udah awal April aja nih ya ? Hallo apa kabar tesis? Gimana? Seketika linglung, mikirin aja udah bikin aku frustasi duluan. Harusnya emang nggak dipikirin sih ya, tapi dikerjain. Oke sudah! Daripada acara nulis ini jadi galau wkwkwk.  Oke! Aku emang niat buat sering update di blog ini untuk tulisan yang ringan, lebih ringan tepatnya seputar sehari-hari. Nggak yang soal ulas, kasih info apa gitu kek di blog sebelah. Jadi, awal bulan ini diisi dengan update ngerakum apa aja yang udah aku lewatin di bulan Maret kemarin,  kek temen-temen blogger lain. Yang rencananya bakalan aku bikin tiap bulan biar hiduplah blog ini. Gitulah ya pokoknya intinya ya, semoga tidak malas ya pemirsah! Anggap aja nggak telat ya walau udah hari kelima di bulan ini dan aku mulainya nggak awal tahun juga. Baik, lanjut! Jadi, bulan Maret kemarin yang nggak gimana-gimana amat sih, masih sama kek bulan-bulan sebelumnya. Masih di rumah, aktivitas banyak dilakukan di rumah, ya kuliah (eh nggak juga, nggak ada...

BERIKAN AKU KANTUK TUHAN

Cinta? Bisakah untuk terkahir kali ini saja kau bisa bersahabat denganku. Baiklah padaku , ramahlah padaku. Huah benar-benar malam ini aku sukses dan luar biasa galau (ke- alayan ku muncul). Maafkan aku yang tak pernah memberikan tempat terindah untuk cintaku. Cinta yang selama ini aku tanam penuh keegoisan dan ambisi. Maafkan aku tak pernah menempatkanmu pada posisi cinta yang hakiki. Mungkin malam ini, detik ini, yah di awal tahun yang baru harus ku rajam rasa ini kuat-kuat. Agar ia merasakan sakit dan berhenti mencintai. Aku ingin berpikir jernih, disini yang salah bukanlah cinta, tetapi si penerima anugerah terindah Tuhan yaitu aku.             Apakah aku harus membencimu? Ya kali ini kau telah melimpahkan benih cintamu kepada orang lain. Sungguh luar biasa aku cemburu, ya aku tak menyangkal itu. Wah pelik sekali,aku bahkan belum sempat bernapas lega sejak kejadian kemarin malam. Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin ungk...