Langsung ke konten utama

Terdampar Di Mie Djodes Blitar


Alhamdulillah tulisan kuliner kali ini muat lagi di Citizen Harian Surya edisi Jumat 2 Desember 2016. Ini adalah versi asli tulisanku. Jika ingin menyimak yang telah mbak editor edit dan diperindah monggo kunjungi
.
.
.
http://surabaya.tribunnews.com/2016/12/01/tertampar-pedasnya-mi-djoedes-blitar
.
Kota Blitar tak hanya dikenal sebagai Bumi Bung Karno saja. Sekarang banyak tempat wisata yang menjamur di kota kecil ini. Mulai dari wisata alam, wisata edukasi, dan tentunya wisata kuliner. Pecel memang salah satu makanan yang digandrungi ketika berkunjung di kota Blitar, sambel pecel yang khas dengan kacang tanah, rempah-rempahnya yang memikat. Kini ketika kalian mengunjungi Blitar, sudah banyak tempat-tempat asyik untuk sekedar mengisi perut, bercengkrama, ataupun bersantai. Salah satunya tempat makan asyik di Blitar yang dapat dikunjungi adalah Mie Djoedes. Ya, tempat makan tersebut baru saja buka sekitar 17 November lalu.
Kalian yang mengaku pencita  kuliner sejati wajib mencoba betapa judes dan tak ramahnya tempat makan tersebut. Eitts, jangan dikira penjual dan pelayanannya yang galak ya, tetapi sensasi pedasnya mie yang akan membuat kalian geram hehe. Tempat makan ini lebih mirip sebuah cafe, cocok untuk nongkrong bersama teman sambil menimkati sensasi pedas. Tempatnya yang sederhana, luas, bersih, dan ditambah tata ruang yang rapi membuat kita tak enggan untuk mampir. Berbicara dengan pedas, memang cafe  ini menyuguhkan menu utama adalah mie dengan beberapa level pedas.
Jika kalian pernah mencoba mie setan yang salah satunya terkenal di Malang, mie djoedes ini tak jauh beda. Merasakan sensasi pedas sangatlah menjadi daya tarik tersendiri dalam menikmati mie. Cafe ini baru saja buka tetapi sudah ramai pengunjung yang tak lain kebanyakan remaja di kota kecil ini. Jika ingin makan dan menimatai quality time dengan tersayang inilah satu tempatnya. Ada beberapa pilihan level pedas yang dapat menggoyang lidah kalian, antara lain mie djoedes original, mie djoedes standart, mie djoedes ok, mie djoedes marah, dan mei djoedes nyebelin. Dari beberapa nama tersebut kalian sudah tahu bukan level mana yang benar-benar memberikan sensasi djoedes luar biasa.
Mie Djoedes akan memberikan sensasi makan mie yang membuat kalian sampai marah, sebel, bahkan bersikap judes karena pedasnya, hehehe.Bagi yang tidak menyukai pedas, mie djoedes original adalah pilihannya. Mie djoedes disajikan dengan menu pendamping seperti dimsum, sosis, pangsit, dan masih banyak lagi. Jangan khawatir, banyak penetral pedas yang dapat kalian pilih yaitu menu minumannya cukup bervariasi, seperti teh tarik, cappuccino, coklat, jeruk, dan masih banyak lagi. Makan pedas butuh yang segar dan menyejukkan bukan???
Buruan jangan sampai tak mencoba, karena mulai awal buka mie djoedes memberikan harga murah yaitu 5000 rupiah saja untuk level mie djoedes original dan mie djoedes standart. Buruan, promo ini berlaku hingga akhir bulan November lo. Kalau mau marah-marah inilah tempatnya,Mie Djoedes Blitar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketiga Blogger Ini Buatku Bertumbuh dan Berkembang

Sejak dua hari lalu diriku tenggelam dalam aktivitas blog walking . Udah lama sekali nggak berkunjung ke blog temen dan blog orang-orang baru yang akhirnya kutahu. Dari aktivitas BW ini aku  menyadari bahwa untuk mendapatkan energi baik itu bisa dari mana aja, ya dari tulisan temen-temen salah satunya. Apalagi makin betah BW dan bisa kepoin satu blog berlama-lama karena isinya curhat. Ya ngalir aja mereka menceritakan setiap momen hidupnya. Dan aku sendiri sebagai pembaca juga enak-enak aja bacanya alias menikmati. Heem ya inilah,  dapat energi baik dari cerita temen-temen di blog.  Seperti halnya dua hari lalu aku baru nemu blog milik Kak/Mbak Eno nih (duh sok kenal ye), Kek ngerasa telat banget nggak sih? baru tahu si empunya blog yang isi kediamannya tuh bisa bikin aku betah berlama-lama. Ini lagi tahap kepoin semua tulisannya, lagi bertahap. Mohon ijin sama yang punya rumah, eh sungkem dulu ya mbak. Terus dari situ juga aku ngerasa dapat energi baik buat ngelanjut...

Hari Ini Bercerita

  Awalnya sih enggak kepengen nulis, tapi karena kebetulan buka laptop yaudahlah ya sekalian! Sekalian menumpahkan unek-unek di hati dan pikiran karena dah lumayan penuh ya bund!  Salah satunya nih! Tadi di sekolah aku dapat celetukan gini “Jangan Bu, jangan mau jadi mertuanya Bu Vera! Nanti apa-apa ditulis di sosmed, kan suka curhat di sosmed dia!” Dan apa reaksiku? Langsung berubah mukaku, lebih syok gitu! Tahan-tahan mukanya jangan kelihatan sakit hatinya, batinku. Huaaa langsung down seketika itu juga. Langsung tetiba nyalahin diri sendiri dan bergumam dalam hati mengiyakan “Mana aku suka curhat lagi di twitter!” “Salah ya?” Tetiba runtuh aja. Kek mau nampelin omongannya tuh enggak ada daya, tapi kalau diem kerasa banget sakit hatinya. Huaaaa!!!  Memang hampir setiap hari aku bakalan nulis apapun di twitter. Memang bener kata orang-orang tuh, si twitter tuh tempatnya sambat. Enggak tahu kenapa aku lebih bisa jujur di sana. Lebih nyaman cerita dan tentunya sambat....

Keputusan Terbaik untuk Kembali ke Dunia Bloger

  Memutuskan untuk menulis di blog merupakan satu dari keputusan di hidupku yang aku syukuri. Sudah lama ingin aktif kembali di dunia blogger ini. Setelah setahun lebih aku hanya fokus dengan agenda menulisku di platform lain bahkan porsi terbesarku menulis untuk sebuah pekerjaan. Padahal dulunya aku sering menuliskan hal apapun di blog. Apa yang aku suka dan gemari, ulasan (pribadi dan pekerjaan) pengalamanku, bahkan sampai curhatan.  Bahkan aku menerima beberapa pekerjaan lewat blogku setelah aku mulai aktif dan menekuninya di tahun 2017 an. Sungguh sayang blog yang aku bangun dan rawat dari tahun itu terpaksa harus hangus. Bahkan pula aku berikan tempat bernaung yang layak. Teringat, aku menyisihkan uangku dari hasil nulis artikel di media traveling lokal untuk membeli domain. Memang enggak murah, tapi aku masih ingat betul rasanya. Puas banget bisa memberi rumah blogku kala iti dengan jerih payah dari nulis juga. Setiap tahunnya pun aku masih rajin memperpanjang domain....