Langsung ke konten utama

Sugar?! Ada Cerita di Balik Namanya

 




Arti nama blog "Sugar"? Apa ya? Gula gitu maksudnya? 


Oke sebelumnya! Aku putuskan untuk ikutan BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge di blog ini aja karena juga sebagai misi agar si blog ini keurus dan aktif menyapa teman-temen. Cieleh gayanya sok banget ya! Hihi. 


Kalau diinget-inget aku menggunakan nama SUGAR ini nggak hanya di blog sih. Di media sosialku juga, ya pasti ada satu kata ini yang nyelip. Sekarang sih kata ini masih nyelip di twitter doang. Ini adalah blog pertamaku sejak SMA, kira-kira delapan tahun lalu. Keknya di kelas akhir SMA deh aku buatnya. 


Nah kenapa memilih kata gula atau sugar? Keknya alasannya bisa dibilang sedikit alay sih saat itu. Jadi, aku tuh suka bangetkan curhat. Entah di buku diari atau di blog. Nah pas aku bikin blog ini, media curhatku tuh berpindah ke sini. Apapun yang aku alami dan rasakan aku tulis di sini. Keknya tulisan jaman dulu juga masih ada, asli lebay hihi. 


Kenapa aku bilang alay? Haha isinya hampir keseluruhan soal diri ini yang bucin. Karena masa itu aku bener-bener lagi suka sama cowok, dia bersama kenangannya tuh berkesan banget. Aku ngerasa nggak bisa setiap saatkan curhat sama temen, jadi pelampiasanya ya nulis. Dan namanya juga bucin apalagi cinta pertamaku gitu, aku banyak ngerasa nggak percaya diri alias insecure suka alias naksir sama doi. 


Dan pasti bisa ditebak? Curhatnya sedih mulu, galau terus karena kisah ini. Ceritanya aku sukanya tuh diem-diem, baru berani ungkapin akhir masa sekolah. Masih suka, susah move on gitu padahal doi udah banyak berganti cewek dan kita mau kuliah waktu itu. Sebelum bikin blog dengan nama ini pun, aku selalu suka sama kata “sugar” itu. Nggak tahu kenapa!


Merasa terpuruk dengan banyak hal selain cinta, pencarian jati diri, soal pencapaian akademis dan lainnya di masa sekolah membuatku kek sering merasa insecure. Jadilah, aku tetiba aja pakai kata "sugar" buat blogku ini. Jadilah, aku sering menyemangati diri bahwa kebelakang dan nantinya bakal manis. Nggak ada kehidupan yang lempeng-lempeng aja, pasti ada masalah,  pasti ada rasa sedih, kecewa, tersakiti atau apapun. Kata penghiburku cuma itu, aku berpegang teguh pada kata itu bahwa pasti bakal mengecap rasa manis dari setiap hal tersulit yang aku lalui. 


Tetapi, ya itu! Kita nggak selamanya terus terbuai dengan kata-kata penyemangat kalau kita sendiri nggak berusaha berjuang bukan? Nah, dengan si nama blog inilah aku berharap bisa menikmati setiap proses kehidupanku. Yah! Hingga sampai detik ini pula! Ketika aku sedang nggak baik-baik aja, aku mencari si manis. Mencari tempatku berlabuh untuk menumpahkan segala lara. Tetapi, sekarang dengan kembalinya aku ke blog pertamaku ini, aku bertekad nggak akan ngukir lara doang ke sini. Kalau lagi sedih aja ke sini, nggak mau kek gitu. Aku juga kepengen menumpahkan momen apapun di sini biar tercatat manis dan indah. Duh kek dramatis sekali yaa!


Banyak yang nanya sih, "sugar" itu maksudnya apa? Aku panggil Sugar gitu ya? Selain cerita di baliknya (yang udah aku ceritain di atas), cari nama blog itu nggak gampang. Dan yang terbesit di kepalaku ya si manis. Sampai sekarang masih dengan nama sama. Nggak enaknya, orang nggak tahu nama asliku hihi. Mau manggil apa juga bingung. Untungnya alamat si blog ini masih pakai namaku sih, Verwati. Masih ada identitasku sih.


Pemilik blog “sugar” ini adalah Verwati, Vera, atau Ve! Aku tetap mempertahankan nama blog ini sih. Belum ada pikiran buat ganti hehe. Yah kembali lagi! Hidup nggak selamanya berjalan mulus sesuai mau kita alias nggak selamanya bakal baik-baik aja. Tapi, yakinlah bahwa akhir dari perjuangan adalah tuaian manis. 


Komentar

  1. Wohoooo, akhirnya ceritanya di blog ini ya Mbaaak. Semoga lancar hingga 30 hari ke depan ❤❤

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa mumpung tntangan kali ini kek lbh personal. ngenalin aja si sugar ini 🤗 smngatt buat kitaaaaaaa

      Hapus
  2. Wah.. Kita samaan donng mbak😁
    Saya nggak mau ganti nama blog karena ada cerita dibaliknya.
    Menurut saya sugar keren loh, artinya aja bagus, manis...
    Dan gampany diingat juga.
    Salam kenal ya mbak ve...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain itu nih, bikin nama blog yang bakal jadi identitas diri juga nggak mudah yekan :D salam kenal jugaa mbak Astriaaaaaa :) lebay banget aku nulisnyaa ya hihi

      Hapus
  3. kupikir nulisnya di blog utama, ternyata di sini, hoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa di sini, kepengen aktif di blog ini sementara waktu kak :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bertegur Sapa setelah Sekian Lama

  Mari kita buka lembaran baru!  Siang ini aku sedang berada di kedai kopi langgananku. Hampir setiap hari ke sini. Kalau ke sini pesannya itu-itu mulu, jarang ganti! Selain males mikir mau pesan apa, udah cocok sama menu itu aja. Cuma siang ini aku pesan menu yang udah lama banget enggak aku pesan. Ini pun dah lama banget enggak pesen si kopi satu ini. Beberapa waktu lalu suka pesen menu kopi ini untuk temen melek sih. Yap! Siang ini aku pesan es kopi hitam atau black coffee ice. Ide terbesit ketika berada di kendaraan mikir pen seger-seger gitu. Yaudah pesen ini aja!  Oke kembali ke pernyataan awalku, "Mari kita buka lembaran baru!" Tepatnya sih "aku". Setelah setahun lebih enggak ngeblog, aku mulai dengan tulisan pendek ini ya! Aku memutuskan untuk ngeblog di tempat lain atau di sini ya? Ketika tulisan ini aku buat, aku masih bingung mau unggah di mana. Blogku berdomain sudah hangus sejak tahun lalu. Ketika aku memutuskan untuk enggak memperpanjang domain.  Yap! ...

Sebuah Kegagalan yang Akan jadi Pembelajaran

Selang dua  jam lalu , saya menjadi orang yang benar-benar gagal. Sampai sekarang pun masih nggak bisa nerima. Nggak tahu harus gimana. Bawannya mewek, menyalahkan diri sendiri tepatnya. Bahkan terbesit pikiran buruk bahwa semua ini tak adil. Saya merasakan gagal yang luar biasa. Impian yang saya idam-idamkan seketika musnah setelah saya menatap lekat-lekat layar di ponsel. Bahkan, saya ulang-ulang masuk ke dalam akun itu. Tetap nggak berubah. Rasanya campur aduk, intinya saya gagal. Dan kegagalan ini yang membuat saya jatuh, hancur berkeping-keping harapan yang saya rajut. Entah, saya benar menjadi orang yang gagal. Mungkin jika ada yang baca tulisan ini menganggap saya terlalu lebay. Mendramatisir keadaan. Iya, saya sadari. Namun hati kecil saya tetap tidak bisa nerima. Tetap tidak bisa menetralkan segela campur aduk perasaan yang saya rasa.  Sebenarnya saya nggak ingin cerita lewat blog, takut malah memberikan konsumsi tulisan yang nggak baik. Nggak patut dibaca. Tapi, s...

Aku Ingin Berkabar

Halo november! Kalau mau bilang sih, emang bener waktu berjalan begitu cepat. Menuju tahun 2025 aja udah mau sebulan lebih dikit. Vera pun mengunjungi blog ini juga kalau lagi inget doang, seperti pagi ini. Lagi-lagi, aku kangen menulis tapi untuk mewujudkan rasa rindu ini memang sangatlah sulit. Buktinya juga enggak nulis-nulis lagi. Cuma kangen-kangen doang tanpa direalisasikan. Sampai rasanya kagok bukan main, kek sekarang.  Apakah aku benar-benar sudah lama tidak menulis? Atau bahkan berhenti menulis? Entahlah, aku juga bingung menyebutnya bagaimana. Kalau dibilang berhenti menulis di blog sih gimana, emang udah sangat-sangat jarang. Maybe kek rasanya ke sini cuma setahun bisa diitung jari. Tuhkan bener! Hampir setahun yang lalu, tulisan terakhirku di agustus tahun lalu. Tapi, aku juga enggak benar-benar berhenti nuls di platform lain.  Aku sampai bikin akun instagram untuk menulis apapun random, yang enggak terlalu panjang. Ya niat awalnya biar tetep bisa nulis dan enggak...