Langsung ke konten utama

Alasan Mulai Ngeblog , Blog Tempatku Bertumbuh



Ternyata aku cukup banyak menulis tentang alasanku buat ngeblog. Kenapa akhirnya aku memutuskan untuk menulis semua hal di media ini? Aku juga menulisnya di blog sebelah.


Saat ini, ketika aku mulai menulis tantangan di hari kedua, aku membaca semua tulisanku seputar alasanku untuk menulis di blog. Dan banyak kusadari ternyata aku bertumbuh. Aku kembali membaca satu persatu alasanku untuk memulai menulis di blog. Dari situ aku menyimpulkan diriku telah banyak bertumbuh. Entah berubah ataupun berkembang, kesemuanya adalah proses bertumbuhku. 


Masih sama! Alasan terbesarku, alasan utamaku adalah untuk curhat. Menulis setiap hal yang aku rasakan, yang aku alami. Apapun itu! Aku yang merasa punya kenikmatan dan rasa lega luar biasa ketika selesai menulis. Aku yang ternyata candu dengan menulis. Aku yang ternyata terlambat menyadari bahwa menulis benar-benar menjadi bagian dari hidupku. Dan di sinilah prosesnya.


Mungkin akan kujelaskan bagaimana aku bertumbuh dengan blogku (teman setiaku). Alasan demi alasan kenapa aku ngeblog. Aku urutkan mulai dari tahun lama sampai sekian ya.  Ini hasil rangkuman dan kasih kesimpulan soal alasanku ngeblog ya. (tulisan ini aku rangkum dari blogku sebelah).


Blog Adalah Sebuah Pelarian

Yah masih sama! Alasannya masih sama, mungkin kalian juga kek gini. Kalau sejatinya aku kabur ke blog ketika merasakan tidak baik-baik saja. Ketika itu jalan yang kupilih ya nulis, ya ngeblog. Nulis di blogku, diariku. Ketika aku nggak mau merepotkan orang untuk susah payah mendengarkan dan menyimak curhatku. Ketika aku nggak punya temen cerita, ya di bloglah sebagai pelariannya.


Saya itu tipe orang yang nggak bisa mendem apapun, nah karena nggak selalu bisa cerita ke orang (temen, keluarga) atau ketemu mereka, saya memilih blog.

Berada di Sampingmu, Aku Bahagia (Blog)

Tulisan ini aku posting di tahun 2018 lalu. Satu tahun setelah aku serius buat ngeblog lagi dengan membuat blog baru (yang sekarang sudah berdomain). Ini merupakan salah satu tantangan menulis di blog yang aku ikuti. Ya salah satu temanya juga sama menulis “alasan ngeblog”. 


Aku menuliskannya benar-benar dari hati. aku  yang baru menikmati bahwa blog  memang tempat yang sangat tepat untukku berlabuh.  Berlabuh untuk bercerita tentang apapun! Murni untuk menyimpan memori. Aku juga sempat bercita tentang si Sugar ini di sana (blog ini, blog pertamaku).

Tulisannya tetap, macem gado-gado yang kebanyakan curhat. Aku kasih nama Sugar karena pengen nulis yang manis-manis. Manis kehidupan hoho!

Sesuaikah Nama Blog dengan Pribadimu ?

Kalau dihitung, belum ada satu tahun aku menuliskannya. Dan belum lama juga aku bimbang dengan blogku sendiri. Tepatnya soal konten yang aku usung di blog. Walau aku nyaman dengan yang namanya curhat, ternyata curhatanku juga harus punya jalan atau tema sendiri. Aku yang mulai menyortir apa aja sih yang sebenarnya aku suka dan bikin aku tertarik untuk menuliskannya. Intinya kek pencarian jati diri gitu. 

Mulai dari mengganti nama blog (blog sebelah) karena blog ini masih aku pertahankan dengan nama Sugar. Bahkan tidak pernah aku utak-atik dari awal, beda dengan Tulisannya Vera. Nah, dari situ juga aku mulai bingung untuk menentukan konten yang identik denganku. 

Jangan salah, awal kali ngeblog aku menulis semua hal. Bahkan apa yang aku tonton dan baca. Kebiasaanku (yang lagi rajin-rajin ya) BW, aku sampai ingin menuliskan hal sama dengan apa yang mereka tulis. Entah karena ingin menulis, serakah, atau tak tahu arah. Aku juga menulis soal kecantikan, skincare dan makeup. Bahkan ada satu tulisan tentang skincare menjadi salah satu tulisan terfavorit di blogku. 

Tetapi, kenyataannya aku tak cukup banyak kuasa di sana. Hanya berbagi pengalaman, tak lebih. Aku nggak bisa melanjutkan karena lagi-lagi semua bermula dari curhat saja. Apapun ya ditulis adalah benar-benar dekat denganku, yang aku alami sendiri! Yah itulah terombang-ambingnya aku untuk menyortir setiap jengkalnya.  

Nah nama blog Tulisan-nya Vera lumayan mikir juga pertama nentuin. Intinya saya cuma kepengen punya blog, pengen curhat, pengen bagiin cerita jajan sama jalan-jalan, sekalian saya ingin berbagi akan dunia yang sedang saya geluti. Intinya bikin dululah, urusan yang lain belakangan. 

Dan kalu dicermati lagi, semua mengacu pada “curhat”. Ya tinggal bagaimana membungkusnya. Nah, di blog ini juga sama. Sama-sama curhat, masih curhat! Malah bagiku kerasa lebih ngalir karena aku nggak perlu memikirkan konten. Aku menulis dengan gila, semaunya aku dan semampunya aku. Lagi! sebagaimana nyamannya aku untuk berbagi cerita. 

Kalau Kamu Tanya Alasan Aku Nulis dan Ngeblog, Ini Jawabannya!

Nah, mungkin di tulisan itu aku mulai sedikit demi sedikit menemukan jati diriku. Alasanku untuk ngeblog itu apa. Yah! Masih sama untuk merekam dan menyimpan momen. Hingga pada akhirnya, aku sering nulis soal jalan dan jajan. Apalagi dua tahun terakhir aku mulai candu dan demen nulis tentang pengalamanku berkenalan, jatuh cinta, sampai candu dengan kopi. 

Kalau kalian perhatikan dengan seksama, foto yang selalu aku unggah nggak jauh-jauh dengan yang namanya jajan. Yah ngopi juga! Tapi, saya tidak akan meninggalkan awal mulai kesenanganku untuk ngeblog. Benar! Curhat! Sampai pada kesimpulan, sebagai jurnal digitalku. Blog Sugarku pun sama, yah sebagai jurnal pribadi dalam bentuk digital. 

Selamat datang di jurnal Vera! Yah nama Sugar tuh kepengennya berjalan manis-manis. Eee tapi yang namanya hidup nggak selalu manis alias mulus. Berharap dengan nama ini bisa jadi doa baik dan motivasi hidup. Jurnal isinya kek gado-gado gitu! Suka curhat! karena sambat adalah hobi, eh.

Kira-kira seperti itulah aku bertumbuh dengan dengan media curhat digitalku, blog. Alasan masih sama, merekam dan menyimpan memorian akan diriku.  Terima kasih untuk yang udah baca sampai sini ya. Kalau alasan kalian apa nih?


Komentar

  1. Balasan
    1. ujung-ujunge emang itu dhiraaa :D biarr tetap waras katanya :)

      Hapus
  2. Curhat dan sambat is life. Wkwkkw

    Wkwkwkkw .. Jadi Jurnal Vera punya kesamaan kek blogku Jurnal rieagustina. Cuma yang itu lebih ke traveling.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sambat adalah bakat ya mbk :) nah kek lebih informatif gtu lo ya sebelah :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bertegur Sapa setelah Sekian Lama

  Mari kita buka lembaran baru!  Siang ini aku sedang berada di kedai kopi langgananku. Hampir setiap hari ke sini. Kalau ke sini pesannya itu-itu mulu, jarang ganti! Selain males mikir mau pesan apa, udah cocok sama menu itu aja. Cuma siang ini aku pesan menu yang udah lama banget enggak aku pesan. Ini pun dah lama banget enggak pesen si kopi satu ini. Beberapa waktu lalu suka pesen menu kopi ini untuk temen melek sih. Yap! Siang ini aku pesan es kopi hitam atau black coffee ice. Ide terbesit ketika berada di kendaraan mikir pen seger-seger gitu. Yaudah pesen ini aja!  Oke kembali ke pernyataan awalku, "Mari kita buka lembaran baru!" Tepatnya sih "aku". Setelah setahun lebih enggak ngeblog, aku mulai dengan tulisan pendek ini ya! Aku memutuskan untuk ngeblog di tempat lain atau di sini ya? Ketika tulisan ini aku buat, aku masih bingung mau unggah di mana. Blogku berdomain sudah hangus sejak tahun lalu. Ketika aku memutuskan untuk enggak memperpanjang domain.  Yap! ...

Sebuah Kegagalan yang Akan jadi Pembelajaran

Selang dua  jam lalu , saya menjadi orang yang benar-benar gagal. Sampai sekarang pun masih nggak bisa nerima. Nggak tahu harus gimana. Bawannya mewek, menyalahkan diri sendiri tepatnya. Bahkan terbesit pikiran buruk bahwa semua ini tak adil. Saya merasakan gagal yang luar biasa. Impian yang saya idam-idamkan seketika musnah setelah saya menatap lekat-lekat layar di ponsel. Bahkan, saya ulang-ulang masuk ke dalam akun itu. Tetap nggak berubah. Rasanya campur aduk, intinya saya gagal. Dan kegagalan ini yang membuat saya jatuh, hancur berkeping-keping harapan yang saya rajut. Entah, saya benar menjadi orang yang gagal. Mungkin jika ada yang baca tulisan ini menganggap saya terlalu lebay. Mendramatisir keadaan. Iya, saya sadari. Namun hati kecil saya tetap tidak bisa nerima. Tetap tidak bisa menetralkan segela campur aduk perasaan yang saya rasa.  Sebenarnya saya nggak ingin cerita lewat blog, takut malah memberikan konsumsi tulisan yang nggak baik. Nggak patut dibaca. Tapi, s...

Aku Ingin Berkabar

Halo november! Kalau mau bilang sih, emang bener waktu berjalan begitu cepat. Menuju tahun 2025 aja udah mau sebulan lebih dikit. Vera pun mengunjungi blog ini juga kalau lagi inget doang, seperti pagi ini. Lagi-lagi, aku kangen menulis tapi untuk mewujudkan rasa rindu ini memang sangatlah sulit. Buktinya juga enggak nulis-nulis lagi. Cuma kangen-kangen doang tanpa direalisasikan. Sampai rasanya kagok bukan main, kek sekarang.  Apakah aku benar-benar sudah lama tidak menulis? Atau bahkan berhenti menulis? Entahlah, aku juga bingung menyebutnya bagaimana. Kalau dibilang berhenti menulis di blog sih gimana, emang udah sangat-sangat jarang. Maybe kek rasanya ke sini cuma setahun bisa diitung jari. Tuhkan bener! Hampir setahun yang lalu, tulisan terakhirku di agustus tahun lalu. Tapi, aku juga enggak benar-benar berhenti nuls di platform lain.  Aku sampai bikin akun instagram untuk menulis apapun random, yang enggak terlalu panjang. Ya niat awalnya biar tetep bisa nulis dan enggak...