Langsung ke konten utama

Sumber Inspirasi Saat Jenuh



Sumber inspirasi saat jenuh ya? Lebih khususnya aku posisikan saat jenuh mulai nulis ya. Karena sebagaian besar kegiatanku tuh soal nulis, entah tesis, nulis jurnal, soal kerjaan, sampai nulis di blog. Sering kali ngerasa jenuh saat melakukan kegiatan menulis. Bahkan sebelum mulai nulis pun sering harus numbuhin mood dulu biar enak nulisnya dan semangat. Intinya saat menulis aku harus dalam keadaan baik dan hepi. 

Nggak mungkiri bahwa teknologi berkembang saat ini sangat dekat dengan kehidupan kita. Keseharian kita nggak lepas dari namanya teknologi, contohnya ya memanfaatkan media sosial. Selain untuk mengekspresikan diri juga sebagai upaya untuk menumbuhkan semangat, motiviasi, dan sumber inspirasi. Sebagai hiburan juga,  apalagi di kala penat dan jenuh akan aktivitas yang kerap melanda. Aku pun demikian, aku salah satu mansuia yang sangat dekat media sosial. Beragam platform yang ada sukses membuatku tertarik untuk ikutan nyobain (tergantung aku minat yang mana, nggak semua aku punya sih). Termasuk tahun kemarin aku nyoba bikin tiktok. Dan dari sana aku mendapatkan banyak hal, keuntungan juga. Selain sebagai hiburan, juga sebagai sumber infomasi. 

Makanya medai sosial juga menjadi salah satu hal yang membuatku tumbuh, ide muncul tumbuh dari situ. Jadi, kiranya media sosial apa aja sih yang dapat jadi sumber inspirasi dan mengatasi jenuhku ketika menulis?

Youtube 

Aku makin intens dengan youtube. Keknya paling sering kukunjungi adalah youtube. Apalagi mau cari hiburan, youtube jadi tempat pertama yang kutuju. Selain itu, banyak hal yang bisa didapatkan dari youtube yakni sebagai sumber inpirasi. Ketika udah bingung mau nulis apa gitu, kadang pas nonton apa gitu langsung muncul ide. Apalagi soal bikin konten ya, beragam banget yang bisa dicari dan didapat dari youtube. 

Selain itu, ketika memulai menulis aku harus dapat asupan semangat ya salah satunya nonton youtube dulu. Sebelum nulis cari hiburan lewat youtube. Begitu pun, kalau lagi buntet ide atau nulisnya macet di tengah jalan suka tetiba aja mampir youtube. Bener-bener jadi obat sih. Eeee tapi kadang masih suka keblabasan wkwk. 

Nah, seperti halnya blog aku suka nonton youtube tuh di kanal-kanal yang berisi vlog gitu. Tentang kehidupan sehari-hari gitu. Lebih enjoy dan bener-bener jadi hepi setelah nonton. Apalagi vlog-vlog tentang Korea, yang lagi aku sering tonton akhir-akhir ini. Bener-bener jadi mood baik baik. Dari sana juga bakalan dapat inspirasi buat merekam setiap momen misalnya, bedanya kalau di sana dalam bentuk video kalau aku saat ini masih dalam bentuk tulisan. 

Dan dari youtube juga akhirnya kubikin kanal sendiri walau cuma ada beberapa video dan belum aku terusin saat ini. Yah sama, vlog-vlog sehari-hari gitu. Kalau mau nengok boleh kok, di sini ya.

Twitter 

Kalau mau sambat nggak terlalu panjang, biasanya larinya ke twitter. Sambat juga jadi faktor yang menyebabkan capek yang akhirnya mau nulis juga  males.  Jadi, ya salah satu tempat buat luapin sambat dengan cepat ya twitter. Itung-itung melemaskan jari sebelum nulis agak panjang yekan. 

Nah walau kebanyakan kita nulis di twitter tuh nggak bisa panjang, tapi informasi dan sumber inspirasi nggak kalah banyak. Aku suka sekali bacaain utas temen-temen apalagi beberapa temen deketku. Kek melihat banyak hal dari sisi mereka dan aku ambil juga pelajaran dari sana. Kek akhirnya menemukan temen-temen yang punya kesamaan cerita. Yah hampir sama kek blog sih, tetapi nggak terlalu panjang. Selain sambat, tak jarang aku buat utas soal cerita sendiri dan berbagai informasi kecil-kecilan. 

Instagram 

Sejak memutuskan buat sering unggah soal literasi di instagram,  aku sering nemu akun-akun oke. Akun-akun bookstagram sih terlebih. Karena ya bener-bener jadi sumber inspirasi. Mulai dari foto, caption, cara dia menulis kesan atau ulas bukunya dan pribadi si pemilik akun. Aku bisa melihat banyak kebaikan dari akun mereka. Tak jarang ini bener-bener jadi mood dan sumber inspirasi di kala jenuh. 

Selain itu, selain penikmat foto di instagram aku adalah penikmat caption atau mini blog dibawa ke instagram. Seneng gitu bacain caption panjang karena si empunya sedang bercerita di situ. Bener-bener bikin hepi dan semangat kembali on. 

Tiktok 

Yah, perannya hampir sama kek youtube karena aku menemukan akun-akun unik dan oke di sini. Kalau kalian sempat nengok tiktokku, semua konten tetap kek mini vlog gitu lo. Kek ada cerita dalam videonya. Dan kepengen bikin ala estetik walau masih kurang oke hehe. Aku seneng aja gitu video ala-ala keseharian kek gini. Dan ini jadi obat ketika jenuh plus tentunya banyak ide yang bisa aku dapat dari scroll tiktok. 

Blog

Salah satu alasan akhirnya aku mulai rajin nulis di sini adalah kegiatan blog walking karena dari sana aku ketemu temen-temen yang bener-bener aktif dalam blog. Lewat itulah semangatku muncul untuk menulis tentang keseharian di blog ini, yang membuatnya kembali muncul. Dan dari sinilah aku kenalan dengan orang-orang baru walau hanya bersapa lewat komentar. Dari tulisan temen-temen aku dapat banyak banget inspirasi dan semangat menulis. Bener-bener blog juga jadi salah satu sebab untukku bertumbuh di dunia menulis ini. 



Hehe curhat ya kebanyakan isinya wkwkw. Kalau kalian sendiri gimana ? Apa sih sumber inspirasi kalian ketika jenuh melanda?


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bertegur Sapa setelah Sekian Lama

  Mari kita buka lembaran baru!  Siang ini aku sedang berada di kedai kopi langgananku. Hampir setiap hari ke sini. Kalau ke sini pesannya itu-itu mulu, jarang ganti! Selain males mikir mau pesan apa, udah cocok sama menu itu aja. Cuma siang ini aku pesan menu yang udah lama banget enggak aku pesan. Ini pun dah lama banget enggak pesen si kopi satu ini. Beberapa waktu lalu suka pesen menu kopi ini untuk temen melek sih. Yap! Siang ini aku pesan es kopi hitam atau black coffee ice. Ide terbesit ketika berada di kendaraan mikir pen seger-seger gitu. Yaudah pesen ini aja!  Oke kembali ke pernyataan awalku, "Mari kita buka lembaran baru!" Tepatnya sih "aku". Setelah setahun lebih enggak ngeblog, aku mulai dengan tulisan pendek ini ya! Aku memutuskan untuk ngeblog di tempat lain atau di sini ya? Ketika tulisan ini aku buat, aku masih bingung mau unggah di mana. Blogku berdomain sudah hangus sejak tahun lalu. Ketika aku memutuskan untuk enggak memperpanjang domain.  Yap! ...

Sebuah Kegagalan yang Akan jadi Pembelajaran

Selang dua  jam lalu , saya menjadi orang yang benar-benar gagal. Sampai sekarang pun masih nggak bisa nerima. Nggak tahu harus gimana. Bawannya mewek, menyalahkan diri sendiri tepatnya. Bahkan terbesit pikiran buruk bahwa semua ini tak adil. Saya merasakan gagal yang luar biasa. Impian yang saya idam-idamkan seketika musnah setelah saya menatap lekat-lekat layar di ponsel. Bahkan, saya ulang-ulang masuk ke dalam akun itu. Tetap nggak berubah. Rasanya campur aduk, intinya saya gagal. Dan kegagalan ini yang membuat saya jatuh, hancur berkeping-keping harapan yang saya rajut. Entah, saya benar menjadi orang yang gagal. Mungkin jika ada yang baca tulisan ini menganggap saya terlalu lebay. Mendramatisir keadaan. Iya, saya sadari. Namun hati kecil saya tetap tidak bisa nerima. Tetap tidak bisa menetralkan segela campur aduk perasaan yang saya rasa.  Sebenarnya saya nggak ingin cerita lewat blog, takut malah memberikan konsumsi tulisan yang nggak baik. Nggak patut dibaca. Tapi, s...

Aku Ingin Berkabar

Halo november! Kalau mau bilang sih, emang bener waktu berjalan begitu cepat. Menuju tahun 2025 aja udah mau sebulan lebih dikit. Vera pun mengunjungi blog ini juga kalau lagi inget doang, seperti pagi ini. Lagi-lagi, aku kangen menulis tapi untuk mewujudkan rasa rindu ini memang sangatlah sulit. Buktinya juga enggak nulis-nulis lagi. Cuma kangen-kangen doang tanpa direalisasikan. Sampai rasanya kagok bukan main, kek sekarang.  Apakah aku benar-benar sudah lama tidak menulis? Atau bahkan berhenti menulis? Entahlah, aku juga bingung menyebutnya bagaimana. Kalau dibilang berhenti menulis di blog sih gimana, emang udah sangat-sangat jarang. Maybe kek rasanya ke sini cuma setahun bisa diitung jari. Tuhkan bener! Hampir setahun yang lalu, tulisan terakhirku di agustus tahun lalu. Tapi, aku juga enggak benar-benar berhenti nuls di platform lain.  Aku sampai bikin akun instagram untuk menulis apapun random, yang enggak terlalu panjang. Ya niat awalnya biar tetep bisa nulis dan enggak...