Langsung ke konten utama

7 Hal yang Membuatku Bahagia



Duh! Kadang muncul, kadang ngilang. Dasar Ve! Kalau lagi males, malesnya emang nggak ketulungan. Tetapi, kalau lagi rajin bisa berondongan nulisnya. Masih dalam upaya melunasi hutang, semangat! Aku hepi-hepi aja sih walau ketinggalan jauh. Tak apa! Pelan-pelan melunasi topik-topik menarik depan mata. 

Soal kebahagiaan ini, tiap orang katanya memiliki definisi bahagia versinya sendiri-sendiri. Hal-hal apa yang memicu bahagia setiap orang juga beda-beda. Punya obat dan ramuan sendiri buat bahagia. Dari yang mungkin kelihatan sepele atau sederhana, justru jadi sumber bahagia besar bagi sebagian orang. Ya nggak? 

Aku pernah juga menuliskan hal-hal tentang kebahagiaan ini. Kebahagiaan sederhana yang bikin moodku bagus dan mengalirkan energi baik. Kalian bisa baca di sini ya.  

Kiranya lebih dikhususkan hal yang membuat bahagia kali ini berkaitan tentang aktivitas ya. Yang aku rangkum jadi tujuh aktivitas yang membuatku hepi. Bisa jadi sumber motivasi dan bisa jadi pelepas duka lara juga. 

Tidur 

Aktivitas pertama yang membuatku hepi adalah tidur. Yah aku si tukang tidur! Nggak tahu kenapa tidur membuatku sejenak untuk istirahat dari penatnya diri. Kalau lagi suntuk pasti dibawa tidur dan berharap setelah bangun jadi legaan. Dan terbukti, setelah bangun tidur rasanya ada energi baik yang sedang berkumpul. Saat aku tidur aku seperti memupuk kebahagiaan untuk aku pakai setelah tidur. Kalau udah dapat rasa hepi, ngejalanin aktivitas pun juga makin oke. Bawaannya semangat, nggak loyo! Tidur aja bikin aku hepi. Walau nggak bisa juga nyelesain masalah, setidaknya bikin hepi diri dengan memupuk bahagia. Istirahat dan lupakan sejenak, kasarnya sih gitu. 

Makan 

Setiap makan entah kenapa bawaannya hepi gitu. Makan adalah salah satu aktivitas yang paling aku suka karena saat makan itulah sebenarnya energi baik sedang ditransfer ke diriku hihi. Perut kenyang pikiran tenang. Memang benar, lebih enjoy dan lebih bersemangat jika perut udah keiisi. Dan aku tuh punya kebiasaan, ketika makan aku nggak suka diganggu (ketika makan sendirian ya, kecuali kalau lagi emang bareng). Nggak tahu kenapa, pengen khusuk makan. Entah diam-diam menikmati atau sembari nonton. Aku makan aja konsentrasi lo alias nggak mau diganggu. Kalau keganggu biasanya selera makan nggak tahu kenapa jadi menurun. Beda aja gitu, nikmatnya berkurang. 

Minum Es Kopi Susu 

Aku lagi progam mengurangi kopi sih. Jadi, pas nulis ini agak ngiler juga. Meneguk es kopi favoritku menjadi kebahagian tersendiri sih. Pas nyedot dan dikit demi sedikit buat ngehabisin tuh ada kenikmatan tersendiri gitu lo. Rasanya sedang meneguk kebahagiaan dan mengalirkannya ke suluruh tubuh. Ceileh bahasanya ya bund hihi . . . 

Main Sama Sepupu 

Yah punya bocil yang masih belum genap berusia empat tahun. Nemenin dia main tuh jadi kebahagiaan juga buatku. Cuma lihatin dia main aja aku juga udah seneng. Lihat tumbuh kembanganya sampai sekarang, wih bener-bener ngerasa cepet. Udah cepet gede aja, makin endut, makin kritis, dan cerewet. Lagi suka-sukanya main sepeda. Dan paling demen  diajak belanja buat beli yupi hihi. Kalau diajarin apa gitu cepet nangkep. Udah kek emak sendiri ya bund? hihi.

Baca Buku 

Ternyata aku tuh masih punya beberapa stok buku yang belum aku baca. Terus kemarin baru datang si paket buku favoritku, lanjutan seris Bumi Tere Liye. Nggak sabar buat baca, tetapi harus nuntasin buku lain karena masih proses membaca. Aku kadang belum selesai baca satu buku,, eee tapi kalau ada yang menarik pasti berpindah. Dan membaca buku bener-bener bikin aku hepi. Bisa seharian dalam kamar geloleran dan rebahan sembari baca buku. Bawaannya seneng aja, apalagi si buku bener-bener berkesan. 

Menulis 

Sejak kembali memutuskan buat nulis di blog ini, nggak tahu kenapa kebahagiaannya beda. Aku kembali menyukai aktivitas bertegur sapa dengan blogger lain walau baru kenal sih. Tetapi, emang bener kadang kita mendapatkan energi yang baik pula tuh dari mereka yang sefrekuensi. Dan ini bener-bener jadi sumber kebahagiaan juga. 

Nonton Youtube 

Sebagian besar aktivitas bermain hapeku tuh untuk nonton youtube. Makin tua, aku makin nggak telaten dan gampang bosen aja nonton drama. Sekarang sih masih beralih ke youtube karena ya durasinya nggak panjang dan tontonannya bervariasi. Dan bikin hepi bawaannya. Kalau udah fokus, kadang banyak ada notifikasi chat juga nggak bakal kugubris hihi.

Jalan-Jalan Sore 

Ya nggak jalan kaki sih, maksudnya muter-muter dengan sepeda motor tercinta. Udah kemana aja gitu, kadang nggak ada arah. Dulu pas masih kerja tuh, pulang kerja nggak langsung ke rumah pasti muter dulu. Bisa nggak lewat jalan utama. Nggak tahu kenapa sensasinya tuh bikin nagih. Kalau motoran sendiri tuh emang asyik, nggak keburu-buru gitu. Bisa sembari nyanyi atau ngomong sendiri. Bisa jadi penghilang stres. 

Ngamatin Orang 

Kadang berdiam diri ngamatin lalu lalang, ngamatin orang tuh seru. Suka penasaran di balik mereka yang keknya baik-baik aja, apa ada sih yang mengganjal pada hidupnya? Suka penasaran aja sama orang. Mereka yang melakukan aktivitas A tuh sebenarnya apa sih alasannya dan pertanyaan kepo lainnya. Dengan ini aku juga belajar gimana aku harus benar-benar banyak bersyukur. Jadi, kebahagiaan yang sederhana.


Kalau hal yang bikin kalian bahagia apa aja nih? Boleh bagi di kolom komentar ya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bertegur Sapa setelah Sekian Lama

  Mari kita buka lembaran baru!  Siang ini aku sedang berada di kedai kopi langgananku. Hampir setiap hari ke sini. Kalau ke sini pesannya itu-itu mulu, jarang ganti! Selain males mikir mau pesan apa, udah cocok sama menu itu aja. Cuma siang ini aku pesan menu yang udah lama banget enggak aku pesan. Ini pun dah lama banget enggak pesen si kopi satu ini. Beberapa waktu lalu suka pesen menu kopi ini untuk temen melek sih. Yap! Siang ini aku pesan es kopi hitam atau black coffee ice. Ide terbesit ketika berada di kendaraan mikir pen seger-seger gitu. Yaudah pesen ini aja!  Oke kembali ke pernyataan awalku, "Mari kita buka lembaran baru!" Tepatnya sih "aku". Setelah setahun lebih enggak ngeblog, aku mulai dengan tulisan pendek ini ya! Aku memutuskan untuk ngeblog di tempat lain atau di sini ya? Ketika tulisan ini aku buat, aku masih bingung mau unggah di mana. Blogku berdomain sudah hangus sejak tahun lalu. Ketika aku memutuskan untuk enggak memperpanjang domain.  Yap! ...

Sebuah Kegagalan yang Akan jadi Pembelajaran

Selang dua  jam lalu , saya menjadi orang yang benar-benar gagal. Sampai sekarang pun masih nggak bisa nerima. Nggak tahu harus gimana. Bawannya mewek, menyalahkan diri sendiri tepatnya. Bahkan terbesit pikiran buruk bahwa semua ini tak adil. Saya merasakan gagal yang luar biasa. Impian yang saya idam-idamkan seketika musnah setelah saya menatap lekat-lekat layar di ponsel. Bahkan, saya ulang-ulang masuk ke dalam akun itu. Tetap nggak berubah. Rasanya campur aduk, intinya saya gagal. Dan kegagalan ini yang membuat saya jatuh, hancur berkeping-keping harapan yang saya rajut. Entah, saya benar menjadi orang yang gagal. Mungkin jika ada yang baca tulisan ini menganggap saya terlalu lebay. Mendramatisir keadaan. Iya, saya sadari. Namun hati kecil saya tetap tidak bisa nerima. Tetap tidak bisa menetralkan segela campur aduk perasaan yang saya rasa.  Sebenarnya saya nggak ingin cerita lewat blog, takut malah memberikan konsumsi tulisan yang nggak baik. Nggak patut dibaca. Tapi, s...

Aku Ingin Berkabar

Halo november! Kalau mau bilang sih, emang bener waktu berjalan begitu cepat. Menuju tahun 2025 aja udah mau sebulan lebih dikit. Vera pun mengunjungi blog ini juga kalau lagi inget doang, seperti pagi ini. Lagi-lagi, aku kangen menulis tapi untuk mewujudkan rasa rindu ini memang sangatlah sulit. Buktinya juga enggak nulis-nulis lagi. Cuma kangen-kangen doang tanpa direalisasikan. Sampai rasanya kagok bukan main, kek sekarang.  Apakah aku benar-benar sudah lama tidak menulis? Atau bahkan berhenti menulis? Entahlah, aku juga bingung menyebutnya bagaimana. Kalau dibilang berhenti menulis di blog sih gimana, emang udah sangat-sangat jarang. Maybe kek rasanya ke sini cuma setahun bisa diitung jari. Tuhkan bener! Hampir setahun yang lalu, tulisan terakhirku di agustus tahun lalu. Tapi, aku juga enggak benar-benar berhenti nuls di platform lain.  Aku sampai bikin akun instagram untuk menulis apapun random, yang enggak terlalu panjang. Ya niat awalnya biar tetep bisa nulis dan enggak...